Pesisir Barat, indobarometer.id
Acara dihadiri oleh Peratin Lintik, Perangkat Pekon, Kelompok Ibu PKK, Kelompok Guru Paud, dan masyarakat pekon diselenggarakan dibalai Pekon Lintik (31/11/2023).
Pembukaan Rumah Desa Sehat secara resmi dilaksanakan oleh Pekon Lintik Peratin Azwar.
Pemkab Pesisir Barat menanggapi serius masalah stunting yang ada di seluruh pekon daerah masing masing khususnya di Pekon Lintik Kecamatan Krui Selatan.
Peratin Azwar mengatakan stunting harus kita tuntaskan karna bisa merugikan negara ini serta menghambat generasi generasi masa depan dan membuat pertumbuhan anak menjadi lambat karna kekurangan gizi.
“Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang ditandai dengan tubuh pendek. Penderita stunting umumnya rentan terhadap penyakit, memiliki tingkat kecerdasan di bawah normal serta produktivitas rendah. Tingginya prevalensi stunting dalam jangka panjang akan berdampak pada kerugian ekonomi bagi Indonesia” tambah Azwar.
“Stunting dapat dicegah, antara lain melalui pemenuhan kebutuhan gizi bagi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan kemudian dilanjutkan dengan MPASI. Orang tua juga diharapkan membawa balitanya secara rutin ke Posyandu, memenuhi kebutuhan air bersih, meningkatkan fasilitas sanitasi, serta menjaga kebersihan lingkungan” ujar Peratin.
“Kami membuka program rumah desa sehat untuk warga yang anaknya mengalami keluhan stunting yang ada di pekon ini, semoga dengan adanya rumah desa sehat ini bisa membantu mengurangi masalah stunting yang ada di seluruh pekon yang ada di Pesisir Barat” tutup Azwar
(*/Ansori)












